Tribute to William Soeryadjaya & Ramadhan KH
Pertunjukan & peluncuran buku
Titimangsa membawa karya sastra Indonesia dari halaman buku ke atas panggung: teater, musikal, dan monolog yang dipentaskan di gedung pertunjukan, di taman kota, hingga di layar daring.
Sebuah novel menyimpan suara yang menunggu untuk didengar. Kami membacanya pelan-pelan, mencari tubuh yang tepat untuk setiap kalimat, lalu memberinya cahaya, musik, dan ruang. Cerita lama tidak kami salin. Kami pentaskan ulang, agar ia menemukan penonton baru.
TitimangsaPertunjukan & peluncuran buku
Tari & teater
Monolog · Ariel Tatum
Dramatari, panggung terbuka
Teater musikal, tayang di Mola
Teater musikal di taman
Pertunjukan teater alih wahana dari novel “Bung di Banda” karya Sergius Sutanto, diterbitkan oleh Gagas Media. Dipentaskan 17.12.2021.
Setiap pertunjukan berangkat dari sebuah teks, entah novel, lagu, atau ingatan sejarah, dan setia pada jiwanya.
Gedung pertunjukan, taman kota, atau layar di rumah. Yang penting ceritanya sampai.
Kami menyiapkan ruangnya. Makna terakhir selalu lahir di kursi penonton.
Titimangsa kerap berkonsentrasi pada usaha adaptasi atau alih wahana karya sastra Indonesia ke dalam seni pertunjukan. Novel, cerita sejarah, hingga lagu-lagu yang akrab di telinga kami olah menjadi pementasan.
Karya kami hadir dalam banyak bentuk: teater di gedung pertunjukan, musikal di taman kota, monolog yang intim, hingga pertunjukan yang ditayangkan secara daring.
Di setiap produksi, kami bekerja bersama penulis, sutradara, aktor, dan para penata, agar sebuah kisah tidak hanya diceritakan ulang, tetapi dihidupkan kembali.
Semua dimulai dari teks. Kami membaca karya sumbernya berulang kali, mencari adegan dan suara yang ingin dibawa ke panggung.
Penulis naskah dan sutradara menerjemahkan bahasa halaman menjadi bahasa panggung: dialog, gerak, musik, dan cahaya.
Aktor, penata, dan kru bekerja berminggu-minggu sampai setiap adegan terasa jujur, bukan sekadar hafal.
Lampu padam, layar terbuka. Di gedung, di taman, atau di layar, cerita itu akhirnya bertemu penontonnya.
Tempat duduk selalu terbatas. Hubungi kami untuk reservasi, atau tanyakan jadwal pementasan berikutnya.
Teater alih wahana
17 Desember 2021
YouTube Budaya Saya
22 & 23 Agustus 2021 · 19.00 WIB
Teater musikal, tayang di Mola
Mulai 5 Desember 2020
Taman Sentra BRI, Jakarta
23 November 2019 · 19.30 WIB
Ingin reservasi, mengajak berkolaborasi, atau sekadar bertanya tentang pementasan berikutnya? Tulis kepada kami. Kami akan membalas.
“Sebuah monolog tentang nyanyian yang dititipkan pada angin.”
Sang Kembang Bale
Monolog · Ariel Tatum
“Rambut sebagai mahkota perempuan, dan segala yang ia simpan.”
Mahkota
Happy Salma · Ariel Tatum · Artasya Sudirman
“Di tepi sejarah, seorang perempuan berdiri dengan sepinya sendiri.”
Di Tepi Sejarah: Sepinya, Sepi
Laura Basuki · Sutradara Heliana Sinaga